DEPOK | FOKUSKOTA.com – Libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tidak menjadi alasan bagi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok untuk mengendurkan pelayanan kepada masyarakat. Di tengah suasana cuti nasional, komitmen menghadirkan layanan publik yang prima justru diperkuat melalui pemantauan langsung dari pemerintah pusat, Rabu (25/3/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan oleh Staf Khusus Bidang Administrasi Kemenko Kumham Imipas, Dr. Herdito Sandi Pratama, M.Hum, sebagai bagian dari langkah pengawasan terhadap kualitas pelayanan publik di masa libur Lebaran. Kehadiran tim pemantau disambut langsung oleh jajaran pejabat struktural Kantor Imigrasi Depok.
Dalam kunjungannya, Herdito meninjau secara menyeluruh pelaksanaan pelayanan keimigrasian, mulai dari mekanisme dan alur permohonan dokumen, kesiapan personel di lapangan, hingga kondisi sarana dan prasarana pendukung. Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada sistem pengelolaan pengaduan masyarakat agar setiap aspirasi maupun keluhan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.
Langkah pengawasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses pelayanan tetap berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), sekaligus menjaga mutu layanan agar tetap responsif, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat di tengah potensi peningkatan kebutuhan layanan selama musim libur.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Shalahuddin Al Ayubi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas layanan selama periode Idulfitri.
“Selama libur Idulfitri, kami tetap mengoptimalkan pelayanan dengan menyiagakan petugas di berbagai lini. Kami memastikan setiap proses berjalan sesuai SOP dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang cepat, transparan, serta akuntabel,” ujar Ayubi.
Menurutnya, pengawasan langsung dari pemerintah pusat tidak hanya menjadi bentuk evaluasi, tetapi juga energi positif bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga integritas pelayanan.
“Pengawasan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif,” tambahnya.
Untuk menjaga konsistensi kinerja, Kantor Imigrasi Depok juga memperkuat koordinasi internal melalui evaluasi berkala terhadap jalannya pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, serta potensi kendala teknis yang mungkin muncul. Pendekatan ini dilakukan agar seluruh layanan tetap berlangsung lancar tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tak hanya berfokus pada aspek administratif, Imigrasi Depok juga menegaskan komitmennya dalam membangun wajah pelayanan publik yang lebih humanis. Prinsip ramah, cepat, dan solutif terus menjadi fondasi utama dalam setiap interaksi pelayanan kepada masyarakat.
Upaya ini dinilai sejalan dengan arah transformasi birokrasi yang menuntut lembaga pelayanan publik untuk semakin adaptif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, termasuk pada momentum libur nasional.
“Dengan pengawasan langsung dari pemerintah pusat, pelayanan publik di Kantor Imigrasi Depok tidak sekadar dijaga agar tetap berjalan, tetapi juga terus ditingkatkan kualitasnya,” ungkap Ayubi.
Di tengah momen Lebaran yang identik dengan jeda dan libur panjang, konsistensi Imigrasi Depok dalam tetap hadir melayani menjadi pesan kuat bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti. Kehadiran negara, kata dia, harus tetap dirasakan masyarakat kapan pun dibutuhkan.
“Konsistensi inilah yang pada akhirnya menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Ht)








