DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok bersiap memasuki fase penting dalam perjalanan organisasinya melalui Musyawarah Kota (Muskot) PGI Kota Depok 2026. Forum strategis ini akan menentukan kepengurusan sekaligus Ketua PGI Depok periode 2026–2030, yang dinilai menjadi titik balik pengembangan olahraga golf di kota tersebut.
Muskot dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, di Ruang Rapat KONI Kota Depok lantai 2. Agenda ini digelar untuk memenuhi ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGI serta Surat Tugas Pengprov PGI Jawa Barat Nomor 230/Pengprov PGI Jabar/I/2026.
Pelaksanaan Muskot dilakukan oleh caretaker berdasarkan Keputusan Ketua Pengprov PGI Jawa Barat Nomor 223/Pengprov PGI Jabar/I/2026 tertanggal 9 Januari 2026. Seluruh perkumpulan dan klub golf yang tergabung dalam PGI Kota Depok mengirimkan satu perwakilan resmi dengan hak suara penuh.
Peserta Muskot diwajibkan merupakan pengurus terdaftar yang dibuktikan dengan surat mandat asli, serta memahami AD/ART, tata tertib organisasi, dan jadwal sidang yang telah ditetapkan. Setiap klub memiliki satu suara, dan sidang dinyatakan sah apabila dihadiri separuh ditambah satu peserta. Jika kuorum belum tercapai, sidang dapat ditunda dua kali sebelum dilanjutkan dengan kehadiran minimal 30 persen peserta.
Pengambilan keputusan tetap mengedepankan musyawarah mufakat. Namun bila tidak tercapai kesepakatan, keputusan akan ditentukan melalui voting sesuai aturan organisasi.
Salah satu calon Ketua PGI Kota Depok, Hamzah, menilai Muskot bukan sekadar agenda pemilihan ketua, melainkan momentum membangun fondasi baru tata kelola golf yang lebih modern dan berorientasi prestasi.
“Golf Depok membutuhkan ekosistem yang solid dan terintegrasi. Muskot ini adalah kesempatan untuk menyusun arah besar agar organisasi dikelola profesional dan mampu mencetak prestasi,” ujar Hamzah, Minggu (1/2).
Hamzah dikenal aktif di dunia golf. Pria kelahiran Bogor, 3 Oktober 1979 itu memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Ekonomi, Sarjana Hukum, dan Magister Manajemen. Ia pernah menjabat sebagai Pembina Klub Golf PAGI Emeralda periode 2019–2024 dan terlibat dalam penyelenggaraan turnamen golf junior internasional.
Dengan pengalaman organisasi dan manajemen, Hamzah mengusung visi menjadikan PGI Kota Depok sebagai organisasi yang profesional, inklusif, dan kompetitif. Ia mendorong penyatuan klub golf, pengelola lapangan, serta driving range dalam satu ekosistem olahraga yang sehat dan berdaya saing.
Program unggulan yang ditawarkan meliputi pembinaan atlet junior berjenjang, digitalisasi tata kelola organisasi, turnamen tahunan berskala kota, hingga pengembangan sport tourism berbasis event golf.
“Ekosistem yang maju akan melahirkan prestasi. Ketika prestasi tumbuh, golf Depok bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” tegasnya.
Muskot PGI Kota Depok 2026 pun dipandang sebagai momen krusial untuk membawa olahraga golf Depok naik kelas, tidak hanya sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai sektor prestasi dan potensi ekonomi daerah.(Ht)








