DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Peresmian puluhan Posyandu se-Kecamatan Tapos menjadi momentum penting penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Camat Tapos, Zarkasih, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah hasil sinergi pemerintah dan warga demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan berkualitas.
Dalam sambutannya saat peresmian, Jumat (13/2/2026), Zarkasih menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari dinas terkait, Puskesmas, lurah se-Kecamatan Tapos, kader PKK, pembina Posyandu, tokoh masyarakat, hingga para ketua RW.
Menurutnya, terdapat sedikitnya 22 Posyandu yang diresmikan, terdiri dari pembangunan baru dan rehabilitasi gedung lama. Salah satunya adalah Posyandu Melati yang dibangun dari nol, termasuk pengadaan lahan yang telah disiapkan sejak 2024 dan direalisasikan melalui anggaran kelurahan tahun 2025.
“Alhamdulillah, sebagian besar Posyandu sudah memiliki gedung yang cukup representatif. Meski masih ada yang menumpang, kita akan usulkan bertahap agar semuanya memiliki fasilitas sendiri,” ujar Zarkasih.
Ia mengungkapkan total anggaran pembangunan Posyandu di Kecamatan Tapos mencapai lebih dari Rp2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun fasilitas yang layak agar pelayanan kesehatan ibu dan anak bisa berjalan optimal di tingkat lingkungan.
Zarkasih juga menyambut baik kebijakan anggaran pembangunan berbasis RW yang mulai diterapkan tahun ini. Ia memastikan Kecamatan Tapos siap menjalankan program tersebut agar kebutuhan warga dapat direspons lebih cepat dan tepat sasaran.
Selain pembangunan fisik, suasana peresmian berlangsung hangat dengan nuansa kearifan lokal. Warga menampilkan tradisi setempat, termasuk sajian makanan khas sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
“Atas nama warga Tapos, kami berterima kasih atas perhatian pemerintah kota. Mudah-mudahan pembangunan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak kita,” katanya.
Peresmian gedung Posyandu ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, sekaligus mempererat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kualitas generasi masa depan.(Ht)







