PPP Depok Hijaukan Bekas TPA Liar di Cagar Alam Panmas, Mazhab HM Tanam Pohon Demi Hentikan Pembuangan Sampah Sembarangan

IMG-20260912-WA0012

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar Gerakan Penanaman 1.000 Pohon Putaran ke-10 bertema “Hijau Itu Indah, Hijau Itu Islami, Hijau Itu PPP”. Kegiatan berlangsung di kawasan RT 01 RW 05, Kelurahan Cagar Alam, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (12/9/2026).

Aksi penghijauan kali ini dipusatkan di lokasi yang selama empat tahun dikenal sebagai tempat pembuangan sampah (TPA) liar. DPC PPP memilih lokasi tersebut sebagai simbol perubahan, agar kawasan yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah beralih fungsi menjadi ruang hijau produktif bagi masyarakat.

Ketua DPC PPP Kota Depok, H. Mazhab HM, mengatakan program penanaman pohon merupakan salah satu dari tiga program utama PPP Kota Depok yang telah berjalan selama dua tahun terakhir dan kini memasuki putaran ke-10.

“Hari ini kami sengaja menanam pohon di sekitar bekas tempat pembuangan sampah liar. Tujuannya sederhana, agar lokasi ini menjadi hijau dan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di tempat ini,” ujar Mazhab.

Mazhab mengungkapkan, keberadaan TPA liar tersebut pertama kali ia temukan saat melakukan kunjungan ke wilayah RW 05 sekitar dua pekan lalu. Setelah melihat kondisi lingkungan yang memprihatinkan, ia langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok agar lokasi itu ditutup.

“Alhamdulillah pemerintah kota sudah menutup lokasi pembuangan sampah ini dan kini sampahnya mulai diangkut secara bertahap ke TPA legal di Cipayung. Saya mengajak seluruh warga menjaga lingkungan ini agar tidak ada lagi pembuang sampah liar,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, PPP menanam puluhan bibit pohon produktif yang nantinya akan menghasilkan buah. Menurut Mazhab, pohon-pohon tersebut bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Pohon yang kita tanam hari ini lima sampai tujuh tahun lagi sudah bisa berbuah. Buahnya bisa dimanfaatkan masyarakat, bahkan menjadi sumber makanan bagi burung sehingga ekosistem di lingkungan ini kembali hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan, stok bibit pohon yang dimiliki PPP Kota Depok masih mencapai sekitar 300 pohon dan akan terus ditanam di berbagai wilayah pada putaran berikutnya.

Mazhab juga mengingatkan masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan pemerintah.

“Lingkungan dan sampah tidak bisa dipisahkan. Kalau lingkungannya terawat, masyarakat akan malu membuang sampah sembarangan. Ini bukti kepedulian PPP terhadap kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Ketua RW 05 Kelurahan Cagar Alam, Ian, mengapresiasi langkah DPC PPP Kota Depok yang dinilai berhasil mendorong penyelesaian persoalan sampah liar yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga.

Menurut Ian, lahan seluas sekitar 700 meter persegi di RT 01 RW 05 kini dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Balongsari sebagai kawasan ketahanan pangan warga.

“Kami sepakat RT 1 sampai RT 5 memanfaatkan lahan ini untuk masyarakat. Kehadiran Pak Haji Mazhab menjadi solusi karena persoalan sampah yang bertahun-tahun belum bisa dieksekusi akhirnya mendapat perhatian dan ditindaklanjuti pemerintah,” ujarnya.

Ian berharap kawasan tersebut berkembang menjadi ruang hijau sekaligus area produktif yang bermanfaat bagi warga RW 05.

Gerakan Penanaman 1.000 Pohon DPC PPP Kota Depok melibatkan pengurus partai, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, kelompok tani, serta warga sekitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan PPP dalam menjaga lingkungan dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan.

Dengan penghijauan di bekas TPA liar tersebut, PPP Kota Depok berharap kawasan Cagar Alam Panmas tidak lagi menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal, melainkan berubah menjadi lingkungan yang hijau, bersih, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun generasi yang akan datang.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *