DEPOK | FOKUSKOTA.com – Pemerintah Kota Depok mempercepat layanan sanitasi rumah tangga melalui program penyedotan limbah tinja terpadu. Program ini bukan sekadar layanan kebersihan, melainkan bagian dari strategi besar mencegah pencemaran lingkungan dan melindungi kesehatan masyarakat di tengah pesatnya pertumbuhan permukiman di Kota Depok.
Hingga 24 Agustus 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mencatat sebanyak 2.831 kepala keluarga (KK) telah memanfaatkan layanan penyedotan limbah tinja. Angka tersebut telah mencapai 57,6 persen dari target 4.912 KK yang ditetapkan tahun ini.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan layanan tersebut dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dengan sistem pelayanan yang terus dioptimalkan.
> “Dari target 4.912 KK, hingga saat ini sudah terealisasi penyedotan sebanyak 2.831 KK. Pelaksanaannya dilakukan oleh UPTD IPLT,” ujar Yodi, Senin (24/8/2026).
Menurut Yodi, penyedotan septic tank secara berkala memiliki peran penting dalam menjaga kualitas sanitasi kota. Limbah tinja yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari tanah, saluran air, hingga sumber air bersih yang digunakan masyarakat sehari-hari.
Ia menegaskan, layanan ini juga menjadi langkah pencegahan terhadap munculnya bau tidak sedap dan berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan akibat pengelolaan limbah domestik yang buruk.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, UPTD IPLT mengoperasikan armada penyedotan setiap hari dalam dua shift, mulai pukul 07.30 WIB hingga 20.00 WIB. Sistem ini diterapkan agar masyarakat memiliki waktu layanan yang lebih fleksibel.
DPUPR mengimbau warga agar tidak menunggu septic tank penuh atau meluap sebelum melakukan penyedotan. Perawatan secara berkala dinilai lebih efektif menjaga fungsi septic tank sekaligus mengurangi risiko pencemaran lingkungan.
> “Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan sanitasi sekaligus menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Yodi.
Pemkot Depok menargetkan capaian layanan penyedotan terus meningkat hingga akhir tahun. Dengan semakin banyak warga memanfaatkan layanan IPLT, pemerintah berharap kualitas sanitasi permukiman semakin baik dan target pelayanan kepada 4.912 KK dapat tercapai secara bertahap.(Ht)








