Adu Taktik di Lapangan, SDA Tumbangkan IPLT 1-0 dalam Kadis Cup

IMG-20260813-WA0020

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Lapangan mini soccer Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (13/8/2026), mendadak menjadi arena pertarungan sengit. Bukan untuk memperebutkan proyek atau jabatan, melainkan untuk menunjukkan semangat sportivitas dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Lewat Kadis Cup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menghadirkan kompetisi olahraga internal yang dikemas penuh semangat, tetapi tetap mengedepankan kebersamaan.

Salah satu laga paling menarik mempertemukan tim Bidang Sumber Daya Air (SDA) melawan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, tetapi SDA akhirnya mampu mengunci kemenangan dengan skor tipis 1-0.

Skor boleh tipis, tetapi tensi pertandingan terasa maksimal.

Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro mengatakan Kadis Cup sengaja digelar bukan semata-mata untuk mencari tim terbaik, melainkan menjadi ruang bagi seluruh pegawai untuk melepas penat sekaligus memperkuat komunikasi lintasbidang.

“Olahraga adalah sarana terbaik untuk menyegarkan pikiran. Melalui Kadis Cup, kami ingin memastikan bahwa sinergi antarbidang di DPUPR tetap terjaga dengan baik,” ujar Yodi saat ditemui di lokasi pertandingan.

Menurut Yodi, pekerjaan di lingkungan DPUPR memiliki ritme yang cukup padat. Karena itu, kegiatan olahraga bersama menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun suasana kerja yang lebih solid.

Ketua Panitia Kadis Cup, Erlly Santoso, mengatakan turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi pegawai dari berbagai bidang untuk bertemu dalam suasana yang lebih santai.

Tidak ada sekat antara bidang teknis dan operasional. Semua melebur dalam satu pertandingan, satu semangat, dan satu tujuan: merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat persaudaraan.

“Kami merancang Kadis Cup agar seluruh elemen di DPUPR, mulai dari bidang teknis hingga operasional, bisa bertemu di luar rutinitas kantor. Antusiasme peserta sangat tinggi karena ini adalah momen untuk melepas penat sambil tetap menjaga kebugaran,” kata Erlly.

Ia menegaskan, trofi bukan tujuan utama.

Menurut Erlly, nilai terpenting dari turnamen ini justru terletak pada bagaimana para peserta mampu membangun solidaritas dan menjunjung tinggi sportivitas.

Sementara itu, Kepala Bidang SDA DPUPR Kota Depok Rizwanur Rahim mengakui kemenangan 1-0 atas IPLT bukan hasil yang mudah.

Setelah berhasil mencetak gol, tim SDA harus bermain disiplin untuk mempertahankan keunggulan. IPLT terus memberikan tekanan hingga pertandingan berakhir.

Namun, pertahanan SDA mampu bertahan dengan baik hingga peluit panjang dibunyikan.

“Alhamdulillah tim SDA bisa meraih kemenangan. Lawan kami dari IPLT juga bermain sangat bagus dan sportivitas terjalin dengan baik sepanjang pertandingan,” ujar Rizwanur.

Bagi Rizwanur, kemenangan tersebut tentu patut disyukuri. Tetapi lebih dari itu, pertandingan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpegawai DPUPR.

“Ini bukan sekadar soal menang kalah, tapi bagaimana kita bisa bersatu dalam semangat kemerdekaan,” katanya.

Semangat itulah yang menjadi roh Kadis Cup.

Sebab setelah pertandingan selesai, para pemain kembali ke tugas masing-masing. Namun, energi kebersamaan yang tercipta di lapangan diharapkan ikut terbawa ke tempat kerja—menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi DPUPR dalam menjalankan berbagai pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kota Depok.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *