PAPPRI Resmi Berkibar di Depok, Supian Suri Siapkan Panggung Besar bagi Musisi Lokal

IMG-20260804-WA0012

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, M.M. menegaskan komitmen Pemerintah Kota Depok untuk memperkuat ekosistem seni musik melalui kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok. Dukungan itu disampaikan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC PAPPRI Kota Depok periode 2026–2031 di Hotel Bumi Wiyata, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Supian Suri mengucapkan selamat kepada Ketua DPC PAPPRI Kota Depok, Qori Hatmalina beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi wadah yang menyatukan para pelaku seni musik sekaligus melahirkan karya-karya yang mengharumkan nama Kota Depok di tingkat nasional.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PAPPRI yang baru dilantik. Kami siap mendukung dan berkolaborasi agar PAPPRI menjadi organisasi yang mampu melahirkan karya terbaik bagi Kota Depok dan Indonesia,” ujar Supian Suri.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Depok tidak hanya memberikan dukungan secara moral, tetapi juga telah memulai langkah nyata melalui pembentukan Taman Musik Depok, sebuah program pembinaan bagi anak-anak yang memiliki bakat di bidang musik.

Menurutnya, program tersebut lahir dari keprihatinan masih banyaknya anak-anak berbakat yang tidak memiliki kesempatan belajar musik karena keterbatasan ekonomi. Melalui Taman Musik Depok, pemerintah memfasilitasi pembelajaran vokal, biola, perkusi, hingga berbagai alat musik lainnya secara gratis.

“Banyak anak memiliki potensi luar biasa, tetapi orang tuanya belum mampu membeli alat musik atau membiayai kursus. Karena itu pemerintah hadir melalui Taman Musik Depok agar bakat mereka tidak berhenti di tengah jalan,” katanya.

Saat ini, kata Supian Suri, sekitar 200 anak telah mengikuti pembinaan di Taman Musik Depok. Pemerintah juga telah menyediakan gedung khusus sebagai pusat kegiatan serta dukungan pengadaan alat musik melalui kerja sama dengan Bank BJB.

Ia optimistis keberadaan PAPPRI akan menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan, membuka ruang kreativitas, hingga menciptakan regenerasi musisi berbakat dari Kota Depok.

“Kami yakin dengan hadirnya PAPPRI, pembinaan seni musik akan semakin baik. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi dengan organisasi profesi, komunitas, dan para seniman untuk membangun ekosistem musik yang sehat,” tuturnya.

Supian Suri juga mengungkapkan bahwa Depok memiliki potensi besar untuk menjadi kota kreatif. Selain memiliki ribuan talenta muda, Depok juga menjadi tempat tinggal sejumlah musisi nasional, salah satunya Iwan Fals, yang selama ini menjadi inspirasi bagi banyak generasi.

Sementara itu, Pembina DPC PAPPRI Kota Depok H. Pradi Supriatna, S.Kom., M.M.S. mengatakan keberagaman budaya yang dimiliki Kota Depok merupakan modal besar dalam membangun industri musik yang kuat dan berdaya saing.

Menurutnya, PAPPRI harus mampu menjadi rumah besar bagi seluruh penyanyi, pencipta lagu, penata musik, hingga musisi lintas genre untuk melahirkan program yang tidak hanya berdampak pada pelestarian seni, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Kami ingin PAPPRI menjadi organisasi yang produktif, membangun kolaborasi dengan pemerintah, DPRD, komunitas, dan seluruh insan musik agar seni musik di Kota Depok terus berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota DPR RI Ir. H. Nuroji, M.Si. mengingatkan bahwa musik merupakan bagian penting dari kebudayaan nasional yang harus terus dilestarikan. Ia berharap PAPPRI dapat menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan ekosistem kebudayaan yang sehat melalui pembinaan, pelestarian, promosi, hingga pengembangan karya musik daerah.

“Musik adalah identitas budaya bangsa. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, Dewan Kebudayaan, dan PAPPRI harus terus diperkuat agar lahir karya-karya berkualitas yang mampu mengangkat nama Depok sekaligus memperkaya khazanah budaya Indonesia,” ungkap Nuroji.

Pelantikan DPC PAPPRI Kota Depok periode 2026–2031 diharapkan menjadi tonggak baru kebangkitan seni musik di Kota Depok. Dengan dukungan pemerintah, legislatif, dan para pelaku seni, PAPPRI diharapkan mampu melahirkan program-program kreatif yang memberi ruang bagi talenta muda sekaligus menjadikan musik sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi kreatif di Kota Depok.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *