DEPOK | FOKUSKOTA.com – Komitmen Pemerintah Kota Depok dalam menjaga kelancaran aliran sungai kembali dibuktikan melalui aksi cepat Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Menindaklanjuti laporan masyarakat, petugas langsung turun ke Kali Tengah di kawasan Tanah Baru untuk membersihkan tumpukan sampah yang menghambat aliran air.
Penanganan dilakukan pada Jumat (26/6/2026) setelah warga melaporkan adanya penumpukan sampah dan endapan lumpur yang berpotensi memicu genangan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Depok, Rizwanur Rahim, mengatakan laporan masyarakat segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel beserta peralatan ke lokasi. Menurutnya, respons cepat menjadi langkah penting untuk mencegah penyumbatan semakin parah dan mengurangi risiko banjir.
“Begitu menerima laporan dari warga, Satgas SDA langsung bergerak melakukan pembersihan di Kali Tengah Tanah Baru. Penanganan ini dilakukan agar aliran air kembali lancar dan potensi luapan dapat diminimalkan,” ujar Rizwanur.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengangkut sekitar satu truk material yang terdiri atas sampah rumah tangga dan sedimen lumpur yang mengendap di dasar kali.
Rizwanur menjelaskan, sebagian besar sampah yang ditemukan berupa styrofoam, plastik kemasan, serta ranting pohon. Material tersebut kerap tersangkut di sepanjang aliran sungai sehingga mempersempit kapasitas saluran dan menghambat laju air.
“Selain sampah rumah tangga, kami juga mengangkat endapan lumpur yang cukup tebal. Totalnya mencapai satu truk material yang berhasil dievakuasi dari lokasi,” katanya.
Ia menambahkan, upaya normalisasi saluran air akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program pemeliharaan infrastruktur sumber daya air di Kota Depok. Namun, keberhasilan menjaga fungsi sungai tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan juga memerlukan kepedulian masyarakat.
Karena itu, Rizwanur mengajak warga, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran Kali Tengah, untuk tidak membuang sampah ke sungai. Menurutnya, perilaku tersebut menjadi faktor utama penyebab penyumbatan saluran yang berujung pada genangan maupun banjir saat musim hujan.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan pembersihan secara rutin. Tetapi menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat disiplin tidak membuang sampah ke kali, maka risiko genangan bisa ditekan dan lingkungan akan tetap terjaga,” pungkasnya.(Ht)








