Walikota Cup Hockey Depok 2026 Jadi Ajang Pembuktian, FHI Depok Bidik Dua Emas Porprov dan Siapkan Bonus Atlet Berprestasi

IMG-20260622-WA0000

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Kejuaraan Walikota Cup Hockey Kota Depok 2026 yang berlangsung selama dua hari tidak hanya menjadi panggung kompetisi bagi para atlet muda, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempersiapkan kontingen hockey Kota Depok menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan wadah pembinaan sekaligus sarana mempererat persahabatan antar-atlet dari berbagai daerah. Menurutnya, semangat sportivitas dan pembentukan mental juara jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kemenangan.

“Terima kasih kepada seluruh atlet yang telah mengeluarkan keringat, tenaga, dan semangat terbaiknya. Mudah-mudahan Walikota Cup ini menjadi ajang persahabatan antar daerah dan klub. Insya Allah ke depan Kota Depok akan terus melaksanakan Walikota Cup kedua, ketiga, dan seterusnya,” ujar Andi Tatang Minggu (21/6/2026)

Ia juga memberikan motivasi kepada para atlet muda yang dipersiapkan untuk membela Kota Depok pada berbagai kejuaraan mendatang. Menurutnya, setiap atlet yang mengenakan seragam Kota Depok membawa harapan besar masyarakat untuk mengharumkan nama daerah.

“Kita tidak perlu hanya bicara soal menang atau kalah. Yang paling penting kalian sudah menunjukkan mental juara. Kalian mewakili lebih dari satu juta warga Kota Depok untuk meraih prestasi. Karena itu tunjukkan kemampuan terbaik melalui cabang olahraga hoki,” tegasnya.

Selain memberikan semangat, Andi Tatang juga memastikan bahwa jajaran pengurus FHI Kota Depok telah menyiapkan bonus khusus bagi atlet yang berhasil memenuhi target prestasi pada Porprov Jawa Barat 2026.

Menurutnya, bonus tersebut bukan semata-mata soal nilai materi, melainkan bentuk penghargaan dan motivasi bagi atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Depok.

“Jika target dua medali emas tercapai, kami dari pengurus akan memberikan bonus tambahan. Ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada atlet-atlet kita. Bahkan jika ada atlet Depok yang menjadi top skor, kami juga akan memberikan penghargaan khusus,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut akan diberikan secara merata kepada para atlet yang berkontribusi dalam pencapaian prestasi tim, sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata dari pengurus terhadap perkembangan olahraga hoki di Kota Depok.

Sementara itu, Sekretaris FHI Kota Depok, Muhammad Yunus Yunior, menyampaikan optimisme tinggi menghadapi Porprov Jawa Barat 2026. Ia menargetkan tim hoki putra dan putri Kota Depok mampu mempersembahkan dua medali emas.

“Insya Allah target kita dua emas, dari tim putra dan putri. Perkembangan atlet-atlet kita sangat pesat. Banyak pemain yang usianya masih 17 hingga 18 tahun, tetapi sudah mampu bersaing dan menjadi juara di kategori U-20,” ungkap Yunus.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan berjenjang yang terus dilakukan FHI Kota Depok dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, pembinaan hockey di Depok sudah dimulai dari kelompok usia dini, mulai dari usia 9, 10, hingga 13 tahun.

“Total ada sekitar 50 atlet usia dini yang sedang kita bina. Ini menjadi modal besar bagi masa depan hoki Kota Depok. Selain itu, tahun lalu kita juga berhasil meraih juara satu tingkat nasional di kategori pelajar,” jelasnya.

Yunus menambahkan, keberadaan pusat latihan Tim Nasional Hoki yang kerap terlihat langsung oleh para atlet muda Depok menjadi motivasi tersendiri bagi mereka untuk terus berkembang.

“Anak-anak hampir setiap hari melihat latihan tim nasional, baik indoor maupun outdoor. Itu menjadi pemicu semangat mereka untuk terus berlatih dan bermimpi menjadi atlet nasional,” katanya.

Saat ini, lanjut Yunus, sudah ada tiga atlet muda Kota Depok yang berhasil menembus Tim Nasional Junior Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil nyata.

Untuk mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah yang lebih dahulu berkembang, FHI Depok menerapkan program latihan dengan intensitas tinggi.

“Dalam satu minggu kami bisa latihan lima kali, termasuk latihan fisik. Bahkan saat masa liburan, latihan bisa dilakukan pagi dan sore. Kualitas dan kuantitas latihan terus kami tingkatkan agar mampu bersaing dengan daerah-daerah kuat seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bandung,” paparnya.

Di sisi lain, Kepala Pelatih FHI Kota Depok, Muhammad Ulul Azmi, menegaskan bahwa setiap kejuaraan selalu dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim sebelum menghadapi Porprov.

Menurutnya, seluruh aspek permainan, baik teknis maupun nonteknis, terus dibenahi agar para atlet siap menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Setiap event pasti ada evaluasi. Semua kekurangan yang ditemukan akan kami perbaiki dalam program latihan. Baik dari sisi individu, pemahaman bermain, kolektivitas tim, hingga aspek teknis dan nonteknis,” jelas Ulul.

Ia menyatakan tetap optimistis tim hoki Kota Depok mampu mencapai target dua medali emas pada nomor outdoor, sekaligus berupaya meraih hasil maksimal pada nomor indoor.

“Target utama memang dua emas, tetapi kami juga berusaha mendapatkan hasil terbaik di nomor lainnya. Semua peluang akan kami maksimalkan,” ujarnya.

Terkait program latihan, Ulul menjelaskan bahwa jadwal pembinaan disesuaikan dengan aktivitas pendidikan para atlet yang sebagian besar masih berstatus pelajar.

“Minimal empat sampai lima kali latihan setiap minggu. Saat libur sekolah, intensitas latihan bisa ditambah menjadi pagi dan sore sesuai periodisasi yang telah dirancang. Saat ini memang belum ada pemusatan latihan penuh karena mayoritas atlet masih tinggal di wilayah Depok dan sekitarnya,” tuturnya.

Dengan pembinaan usia dini yang terus berkembang, dukungan penuh pengurus, program latihan yang intensif, serta target prestasi yang jelas, FHI Kota Depok optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan baru hoki Jawa Barat.

Walikota Cup Hoki Depok 2026 pun menjadi bukti bahwa Kota Depok tidak hanya fokus pada pencapaian prestasi jangka pendek, tetapi juga tengah membangun fondasi kuat untuk melahirkan atlet-atlet hoki berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *